Fatamorgana muncul ketika partikel atmosfer terbiaskan atau dibelokkan cahaya. Hal itu sering terjadi di horizon dengan udara yang lebih pekat. Dan biasanya fatamorgana akan selaras secara vertikal dengan sumber asli cahaya seperti yang tampak pada video. Kemungkinan, tambalan tebal atmosfer bergerak di depan matahari dan menciptakan efek tak biasa.
Hal serupa juga pernah terjadi dan tercatat dalam buku Light and Color in the Outdoors (edisi bahasa Inggris: Springer 1993) yang ditulis astronom Flemish terkenal Marcel Minnaert dan menjadi referensi paling lengkap matahari ganda. Namun hingga kini, tak ada satu pun ahli optik atmosfer yang pernah melihat kejadian seperti efek yang ada pada video matahari ganda China."Ini bukan fenomena optik umum yang biasa kita lihat,” kata Grant Perry, ilmuwan atmosfer University of Wisconsin Cooperative Institute for Satellite and Meteorological Studies.
"Saya bertanya-tanya apakah ini artefak lensa, tapi jika begitu maka gambar akan bergerak selaras satu sama lain seiring pergerakan kamera dan hal itu tak terjadi," lanjut Perry. Dalam penjelasan optik, “Anda harus menganggap itu sebagai partikel es yang selaras dengan sedemikian rupa sehingga membiaskan sinar matahari pada sudut yang
sangat kecil dan dalam satu arah. Beberapa karakteristik aneh akan dibutuhkan”.
Beberapa efek optis atmosfer sepenuhnya dapat dijelaskan sains. Anjing matahari, fatamorgana matahari terbenam, tiang matahari dan lingkaran cahaya matahari, semuanya relatif umum terjadi dan bisa dipahami dengan baik. "Tapi, tidak untuk efek yang satu ini,"tandasnya.(awc)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar